Jaringan Komputer: Wireless Access Point

Pengenalan WAP

WAP atau Wireless Access Point adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menyebarkan gelombang elektromagnetik yang biasa kita sebut sebagai sinyal wifi. Area yang terjangkau sinyal wifi biasa disebut area hotspot. Seiring dengan populernya perangkat mobile, alat ini pun semakin populer. Alat ini menjadi tulang punggung suatu jaringan wireless. Dalam kesehariannya, WAP terkadang disebut juga access point (AP), alat wifi, wifi router, pemancar wifi, dan lain sebagainya.

Jika ada orang yang bertanya “Dimana posisi AP?” atau “Dimana alat wifi nya?”, yang dimaksud dalam pertanyaan itu adalah WAP yang digunakan pada jaringan tersebut.

Tahukah kita bahwa dari dulu kita sudah menggunakan teknologi ini! Ketika handphone yang kita miliki terkoneksi ke provider seluler, ketika itulah kita menggunakan jaringan wireless. Jaringan wireless provider seluler adalah jaringan yang termasuk dalam skala besar karena jangkauan sinyal yang luas begitu juga dengan biaya membangun jaringan yang mahal.

Jenis dan Bentuk WAP

Di pasaran terdapat banyak sekali jenis WAP. Semua produsen peralatan jaringan memproduksi alat ini. Terdapat banyak spesifikasi yang tersedia yang dapat kita pilih sesuai kebutuhan. Ada yang kotak, ada yang bulat, ada yang seperti UFO, ada yang antenanya cuma satu, ada yang antenanya banyak, dan lain sebagainya. Berikut beberapa jenis WAP yang ada di pasaran.

wireless-access-point

WAP Indoor vs WAP Outdoor

Terdapat dua jenis WAP berdasarkan posisi pemasangannya. Saat kita membeli biasanya akan ditanya jenisnya. WAP indoor biasanya kita pasang pada dinding, plafond, atau diletakkan saja di atas meja atau rak. Sedangkan WAP outdoor biasanya diletakkan di dinding luar rumah, atau pada tiang yang dipasang pada ruang terbuka serta langsung mendapat kontak sinar matahari dan hujan. Pada umumnya WAP outdoor menggunakan power listrik jenis PoE.

dinimelajan.com-wapindooroutdoor

Bagian-Bagian WAP

Secara fisik terdapat beberapa komponen standar yang ada pada WAP seperti antena, port ethernet, lampu indikator, tombol power, tombol reset. Salah satu tugas utama WAP adalah memancarkan sinyal yang dipancarkan melalui antena. Namun tidak semua WAP memiliki antena yang terlihat oleh mata. Terdapat beberapa WAP yang meletakkan antenanya di dalam cashing alat.

WAP di atas adalah bagian-bagian dari wifi jenis indoor. Wifi jenis ini biasanya dipasang di dalam ruangan dan pemasangannya tidak jauh dari sumber listrik. Jenis WAP ini sangat cocok diletakkan di atas meja, namun tidak menutup kemungkinan dipasang di dinding.

Bagaimana kalau kita memasang WAP di atas plafon atau di luar yang jauh dari jangkauan listrik? Untuk situasi seperti ini kita dapat memasang WAP yang menggunakan power berjenis PoE (Power of Ethernet). Arus listrik pada jenis power ini akan dialirkan melalui kabel UTP tepatnya melalui kawat nomor 7 dan 8.

wap

Wireless Access Point vs Wireless Router

Ini apa lagi sih? Wireless Router…???
Sabar-sabar… mari kita bahas sedikit aja. Kedua alat ini fungsinya sama, hanya wireless router mampu berfungsi sebagai router. Router adalah alat yang mampu menghubungkan dua jaringan yang berbeda. Router mampu membuat jaringan baru yang berada di bawah jaringan utama. Sedangkan WAP hanya mampu meneruskan jaringan utama (bukan membuat jaringan baru).
Apa lagi itu Cik Gu? Nanti akan kita bahas pada pertemuan tatap muka ya! Sulit sekali menjelaskan pakai tulisan.

Perbedaan secara fisik antara keduanya ditampilkan pada gambar di bawah ini. Wireless router memiliki tambahan port ethernet untuk yang dinamai port Internet/WAN.

wap-wireless router

Perkembangan Jenis dan Bentuk WAP

Di dalam dunia ini tidak ada yang abadi kecuali perubahan. Begitupun dengan perangkat wireless, sejalan dengan perkembangan teknologi, bentuk dan yang jenisnya pun berubah. Saat ini mulai banyak Wireless yang menjadi satu alat dengan modem. Begitu pula banyak bermunculan Wireless Router Portable yang menggunakan tenaga baterai yang tentunya bisa dibawa kemana-mana.

wap modem wap router

Hal yang Perlu di konfigurasi pada WAP

WAP biasanya di setting menggunakan aplikasi web browser. Setiap perangkat memiliki setting default seperti: alamat IP, user name, dan password. Tiga hal itulah yang kita gunakan untuk masuk ke dalam sistem konfigurasi WAP. Lalu apa saja yang bisa kita setting di dalamnya.

  1. Kalau kamu mau konek ke wifi… apa yang kamu tanyakan? apa nama wifinya? apa passwordnya?
    Nama wifi yang kamu tanyakan itu dalam dunia jaringan namanya SSID (Service Set Identifier). Hal pertama yang kita atur pada WAP adalah nama SSID.
  2. Security Type and Key. Hal kedua yang bisa diatur adalah keamanannya. Karena sinyal wifi tersebar ke segala arah maka semua orang dalam jangkauan akan dapat mengakses. Untuk mengatasi hal tersebut diciptakan beberapa tipe keamanan yang dapat kita atur sesuai kebutuhan. Tipe keamanan yang umum ada pada WAP adalah WEP, WPA, dan WPA-2.
  3. DHCP. DHCP atau Dynamic Host Control Protocol adalah sistem layanan server yang berfungsi untuk memberikan alamat IP pada client yang meminta. Kita dapat mengaktifkan dan menonaktifkan layanan ini. Kita juga dapat mengatur range alamat IP yang boleh dimiliki oleh client.
  4. Mengatur perangkat mana saja yang boleh konek atau tidak ke jaringan. WAP biasanya menyediakan fasilitas filter yang dapat memfilter perangkat mana saja yang boleh konek ke jaringan begitupun sebaliknya.
  5. User dan Password admin WAP itu sendiri.

Beberapa Permasalahan yang Sering Terjadi pada WAP

  • Lupa IP Address, User Name dan Password! Cara mengatasi masalah ini dengan melakukan hard reset. Cara ini dilakukan dengan menekan tombol reset pada WAP. Metode ini akan mengembalikan WAP ke setting semula.
  • Hang karena overload. Permasalahan ini terjadi karena terlalu banyak client yang terhubung. Bisa juga karena suhu tempat alat berada tidak baik bagi alat itu.
  • Koneksi tiba-tiba terputus dengan interval waktu yang tidak beraturan. Ini masalah yang cukup memusingkan karena kita tidak tahu kapan pastinya alat tersebut akan bermasalah. Salah satu yang bisa menjadi penyebab masalah ini adalah tidak stabilnya listrik yang disuplai oleh adaptor. Berdasarkan pengalaman penulis, pernah menggunakan WAP yang baru dibeli namun koneksi sering terputus. Masalah ini berlangsung lama tanpa tahu sumber masalahnya. Suatu ketika adaptor WAP tersebut akan dipakai untuk menghidupkan kipas CPU, ternyata setelah digunakan, kipas CPU itu hidup…. mati…. hidup… mati…. hahahaha.. ternyata adaptornya yang uelekkkk. Akhirnya WAP yang telah diistirahatkan lama bisa dipakai kembali.

Ini adalah contoh halaman konfigurasi WAP.

dinimelajah-wirelessaccesspoint

Demikian pemaparan tentang Wireless Access Point. Semoga bermanfaat. Terima Kasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *