Temporary Table Dalam MySQL dan Penggunaanya

Apakah Temporary Table?

Temporary table adalah tabel sementara yang hanya bisa digunakan oleh satu koneksi dan saat koneksi tersebut diciptakan saja. Lebih detailnya, tabel temporary hanya bisa diakses oleh koneksi yang membuat tabel, tidak seperti tabel lain yang bisa diakses oleh koneksi lain. Jika koneksi tersebut putus, maka tabel temporary juga akan hilang.

Dalam aplikasi database, tabel ini biasanya digunakan untuk dumping data dari beberapa tabel yang dijadikan satu dengan maksud memudahkan aplikasi untuk menampilkan ke pengguna aplikasi. Pembuatannya pun biasanya dilakukan pada saat runtime program.

Kapan dan Dimana Temporary Table Digunakan?

Table jenis ini biasanya digunakan oleh aplikasi pada transaksi (pembelian, penjualan, dan sebagainya) dengan tujuan untuk menampung data sebelum disimpan secara permanen.  Sebagai ilustrasi pada aplikasi kasir, saat kasir memasukkan barang yang dijual, maka barang barang tersebut disimpan dan diolah dahulu pada tabel temporary. Setelah transaksi diproses, maka data akan disimpan secara permanen dalam database dan tabel temporary akan dikosongkan. Tabel akan hilang otomatis ketika koneksi ke database putus.

Cara Membuat Temporary Table

Tabel temporary dibuat dengan menggunakan keyword Create Temporary Table. Pola sintaksnya sama dengan pembuatan tabel pada umumnya. Berikut adalah contoh SQL untuk membuat suatu tabel.

Create Temporary Table supplier (kodesup varchar(20), namasup varchar(150), alamat varchar(255));

Transaksi yang dapat diterapkan (insert, update, delete) sama seperti tabel biasa.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *